+62 822-2333-3824 Hubungi Kami

Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Gelar Amalan Rabu Wekasan sebagai Ikhtiar Memohon Keselamatan

AL Ali Qutbi 12 Agustus 2026 174 views
Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Gelar Amalan Rabu Wekasan sebagai Ikhtiar Memohon Keselamatan

Tradisi Rabu Wekasan masih banyak diamalkan di sejumlah pesantren, sebagai salah satu bentuk permohonan dan tawakal kepada Allah SWT.

Pamekasan — Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam Pamekasan, adakan amalan Rabu Wekasan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Rabu terakhir Bulan Shafar 1448 H yang oleh sebagian ulama' ahli hikmah diyakini sebagai hari diturunkannya bala.

Amalan dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Sumber Gayam, KH. Moh. Afifuddin Thoha, dan diikuti seluruh santri putra dan putri. kegiatan dimulai setelah Salat Subuh berjamaah.

Rabu Wekasan adalah istilah untuk Rabu terakhir di Bulan Shafar. Menurut keyakinan sebagian ulama', pada hari itu diturunkan berbagai musibah. 

Dalam kitab Kanzun Najah was Surur, sebagaian ulama' ahli hikmah menyebutkan akan turun 320.000 bala pada Rabu akhir Bulan Shafar. Karena itu umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan berdoa' di hari pertama sampai hari terakhir Bulan Shafar sebagai bentuk ikhtiar memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT.

“Sebagian ulama menganjurkan umat Islam untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Suatu musibah besar turun pada hari Rabu terakhir di Bulan Shafar. Katanya, seluruh musibah yang tersebar sepanjang tahun terhimpun pada hari ini”

Amalan-amalan di hari Rabu terakhir Bulan Shafar diantaranya:

Membaca Surat Yasin. Ketika sampai pada lafaz سلام قولا من رب رحيم maka dibaca 313 kali 

Salat sunah muthlaq 4 rakaat dengan niat 
اُصَلِّيْ سُنَّةً اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى
"Niyat kauleh asholat sunnah 4 roka'at karanah Allah Ta'ala"

Setiap rakaat membaca Surat Al-Kautsar 17 kali, Surat Al-Ikhlas 5 kali, Surat Al-Falaq 1 kali, dan Surat An-Nas 1 kali, dilanjutkan dengan doa'

Doa'
 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ  
 وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ. اللهم يَا شَدِيدَ الْقُوَى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالِ، يَا عَزِيزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيعُ خَلْقِكَ، اكْفِنِي مِنْ جَمِيعِ خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ، يَا مُتَفَضّل، يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ، يَا مَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، اللهم ِبسِرّ الْحَسَنِ وَأَخِيهِ، وَجَدِّهِ وَأَبِيهِ، اِكْفِنِي شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيهِ يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Selanjutnya menulis ayat-ayat keselamatan tanpa harokat diatas kertas, lalu dicebur kedalam air minum.
Ayat yang ditulis:

 سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ، سَلَامٌ عَلَى نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ، سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، سَلَامٌ عَلَى مُوسَى وَهَارُونَ، سَلَامٌ عَلَى إِلْ يَاسِينَ، سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ، مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Tradisi Rabu Wekasan masih banyak diamalkan di sejumlah pesantren, sebagai salah satu bentuk permohonan dan tawakal kepada Allah SWT.

Tag: Amalan-amalan Bulan Shafar
Bagikan Berita Ini: